Motortrail.online, Kediri - Kiprah seorang offroader tidak harus turun namun menjadi pemandu atau MC pada event offroad yang mengawal acara agar tetap pada jalurnya sangat berarti.

Vakum karena cedera sebagai peserta tidak membuat indie astajib untuk berhenti berkiprah. Rasa kangen turun dan bertemu rekan rekan sesama offroader membuat dirinya come back di dunia offroader sebagai pemandu atau MC di karenakan pengalamannya di jalur dan di hutan yang pernah di lakukan.

Ditemui pada Temu Kangen pertama Brotherhood 4 Ever Never Say Give Up yang di prakarsai oleh DR. H. Gatot Koco dengan penyelenggera Sytac (Syarekah Trail Adventure Club) Kabupaten Kediri, indie mengungkapkan tentang dunia pemandu pada event kali ini.

"Pemandu event offroader sedikit berbeda dengan MC yang materinya itu saja, dimana setiap pagi sebelum start dilaksanakan wajib menyampaikan, mengingatkan dan menghimbau kepada peserta akan pentingnya safety, sarapan dan air mineral agar dapat mengikuti kegiatan dengan baik." ucap Indie.

Posisi di jalur dan penekanan untuk menjaga kebersihan serta tidak membuang sampah sembarangan perlu juga di informasikan kepada peserta.

"Tidak perlu ngoyo...pembuat jalur mungkin bisa, namun tidak semua peserta dapat melalui. Nikmati saja pemadangan yang ada dan jalurnya itu yang sering saya sampaikan." lanjut Indie.

"Asyik.. mereka welcome dan passion atau dunia saya dapat kembali disini. Mergo Lumpur dadi sedulur." Pungkas Indie

Baca Juga : Di Lereng Gunung Wilis, Eko Jagal Offroader Mobil Finish pertama Temu Kangen Offroader Motor Trail.

Motor trail online Indie Astajip 3